Rabu, 18 Maret 2020

Fastfood dan Junkfood itu sama kan?! atau beda ya??


Selama ini banyak orang yang masih salah persepsi mengenai fast food dan junk food. Sebagian orang mengklasifikasikan keduanya sebagai satu jenis makanan yang sama, padahal sebenarnya jauh berbeda, lho! 

1. Definisi junk food dan fast food

Jadi sebenarnya junk food  bukan sinonim dari fast food, Guys! Junk food merupakan sekelompok makanan rendah gizi alias minim nutrisi, meliputi vitamin, protein, dan mineral. Sedangkan, fast food cenderung pada cara penyajiannya, yakni istilah untuk makanan yang dihidangkan dengan cepat. Baik makanan bergizi maupun tidak, kalau bisa didapat dalam waktu singkat berarti masuk dalam kategori fast food. Hal ini juga dijelaskan oleh ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor, Ali Khomsan.
"Banyak yang beranggapan semua makanan yang tersedia di McDonal's itu junk food. Kalau fast food, iya, tapi belum tentu seluruhnya junk food," tutur Ali saat dihubungi IDN Times, Jumat, (04/05). Dia mencontohkan burger. Meski memang tinggi sodium, gizinya cukup seimbang. Ada karbohidrat dari roti, protein dan lemak dari daging, serta vitamin dan mineral dari sayur. Beda lagi kalau burger hanya terdiri daging, bacon, saus tomat, mayonais, dan keju. Dimakan bersama kentang goreng dan soft drik pula! Manfaatnya bakal tak sebanding dengan kandungan negatifnya. Untuk itu, Ali menyarankan agar konsumsinya dibatasi atau membeli produk homemade sebagai alternatif. Simplenya, fastfood adalah makanan cepat saji dan junkfood adalah makanan sampah atau dimaksud makanan rendah gizi.

2. Perbedaan dari segi gizi


Perbedaan lainnya yang mencolok adalah soal kandungan nutrisi. Junk food  sudah pasti bukan makanan sehat karena rendah gizi. Selain itu, biasanya junk food  tinggi lemak, kolesterol, garam, hingga bahan pengawet.  Sebaliknya, tidak semua fast food  buruk bagi kesehatan. Meski ada sejumlah makanan fast food yang juga masuk kategori junk food
Sebagai contoh, cilok termasuk fast food dan juga junk food  karena cara penyajiannya cepat tapi rendah gizi. Contoh lainnya, buah potong adalah fast food atau makanan cepat saji yang bukan junk food. Junk food disebut makanan sampah karena kandungan gizinya rendah dan sebenarnya tidak dibutuhkan tubuh. Sementara fast food masih memiliki gizi yang dibutuhkan tubuh meskipun kadarnya sedikit. Fast food biasanya kaya akan karbohidrat sebagai tenaga untuk aktivitas sehari-hari. Karena bahan pembuatnya itu, kandungan gizi dalam fast food biasanya lebih terjamin dan seimbang. Sedangkan junk food ya lebih merujuk ke makanan yang rendah gizi Ingat ya, junk food itu sudah pasti bukan makanan sehat, karena kandungan nutrisi di dalamnya yang nggak seimbang. Junk food biasanya tinggi lemak, kolesterol, garam, hingga bahan pengawet. Beda sama fast food, yang meski proses penyajiannya cepat, tapi kalau dalam satu porsi sudah mengandung karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral ya tetap tergolong makanan sehat.

3. Cara mengolahnya juga tak sama


Biasanya fast food alias makanan cepat saji sudah mengalami proses masak tahap pertama agar mudah dan lebih cepat disajikan. Misalnya ayam tepung atau kentang beku yang tinggal goreng. Makanan tradisional seperti nasi pecel juga bisa disebut makanan cepat saji, karena tak perlu waktu lama penyajiannya
Junk food dikemas dalam keadaan matang sehingga bisa langsung dikonsumsi. Sedangkan fast food harus dimasak dahulu sebelum disantap. Meski diproses dengan cepat, biasanya fast food tetap menggunakan bahan-bahan segar dan bernutrisi. Beda sama junk food, yang seringkali hanya fokus pada bahan-bahan berkalori tinggi, atau yang sudah diproses sebelumnya
4.  Cara penyajian

Junk food disajikan dalam kemasan tertutup dan kedap udara. Junk food biasanya sudah diawetkan terlebih dahulu. Sementara itu fast food disajikan dalam kemasan terbuka. Fast food harus segera dimakan agar kualitasnya tetap baik saat dimakan.

Sekian dulu blog aulia, terimakasih udah mau membaca informasi dari auliaa😉😉

0 komentar:

Posting Komentar

 

Fastfood vs Junkfood Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang